Skip to main content

Puisi Rumi Pernyataan Cinta



Pernyataan Cinta
Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata,
Kusimpan kasih-Mu dalam dada.
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu,
Segera saja bagai duri bakarlah aku.
Meskipun aku diam tenang bagai ikan,
Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan
Kau yang telah menutup rapat bibirku,
Tariklah misaiku ke dekat-Mu.
Apakah maksud-Mu?
Mana kutahu?
Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.
Kukunyah lagi mamahan kepedihan mengenangmu,
Bagai unta memahah biak makanannya,
Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa.
Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara,
Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata.
Aku bagai benih di bawah tanah,
Aku menanti tanda musim semi.
Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi,

Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi.

Comments

Popular posts from this blog

Terutusuk Rindu Di Balut Doa

Title : Tertusuk Rindu Di Balut Doa Writer : LOEN Untuk Mu yang sedang membaca  Di kala sepi dalam merindu  Ku sampaikan kata - kata ku ini dalam bait bait puisi berupa diksi Hatiku Dilanda Rindu yang tak seorang pun tahu  kecuali aku dan tuhan ku  Ku Berharap engkau mengisi ke kosongan ku Di kala sepi datanglah sebagai cahaya  dekap lah aku dalam doa mu  agar kelak kita di pertemukan walau hanya sebatas mimpi ditaman di syurga.

Sajak Doa Ku

Title : Sajak Doa Ku Writer : Rifki Amalun Sajak Doa Ku  Ya Rabb aku rindu padanya ,  di waktu waktu sepi aku meminta pada mu agar  kau cabut nyawaku dalam keadaan bersih Tapi apa pantas diriku yang penuh dosa bisa bertemu dengan kekasih mu ? Ya Rabb , Hamba malu dan tertawa pada diri hamba sendiri  Tangan ini , Kaki ini , bahkan mata ini dan seluruh Anggota tubuh ini  Terus melalukan dosa terhadap mu .  Sungguh aku orang yang dzolim  ya tuhan tolong ampuni lah aku dan izinkan hamba bertemu pada Nur Ahmad  dan memuji nama mu tolong ridhoi aku agar tidak cinta pada dunia ini.

Siasat Sajak Ku

Writer : Rifki Loen Title : Siasat Sajak Ku Ku persiapkan diri ini untuk menunggu mu , Ku nantikan malam ini untuk kasih ku , Ku sambut engkau di dalam sudut sudut sepi Ku jamu engkau dengan segenap rindu , Lalu ku siasati kamu dengan sajak ku, Jangan harap kamu bisa lepas ketika ku lemparkan sajak ini ke lubuk hati mu terdalam dengan kenangan kenangan manis dan pahit yang kita lalui bersama. Oh ku aku rasa percuma aku menyambut mu di pintu pintu rindu karena engkau sudah melupa akan kenangan kita karena kamu sudah berbahagia pada taman taman bunga mu  rasanya aku percuma menunggu mu dan melempar sajak ku pada mu Biarlah aku tertusuk oleh sepi dan rindu dan menjadi rahasia itu sendiri Oh biarlah aku menjadi rahasia yang nyaring di dalam sepi.