Skip to main content

Ketika Kemunafikan Berselimut


Ketika Kemunafikan Berselimut

Writer : LOEN

Kau Bilang kau kosong tapi nyata nya kau isi , Kau ini bagaimana ? 

Kau bilang kau sudah tak bertemu tapi kamu bertemu dalam semu , Kau ini bagaimana ?

Kau bilang kau tak mengurusi hal Cinta dan cukup untuk patah kesekian kali , Tapi baru saja kau membuat dirimu terlena olehnya , Kau ini bagaimana ? 

Akan kah kau terus begini sampai kau di hadapkan pada maut ? 

Akan kah kau terus menjelma menjadi mkunafik berselimut 1001 Alasan untuk mengisahkan Cerita Cerita sedih dan sandiwara mu di antara suara suara ketikan ? 



Comments

Popular posts from this blog

Terutusuk Rindu Di Balut Doa

Title : Tertusuk Rindu Di Balut Doa Writer : LOEN Untuk Mu yang sedang membaca  Di kala sepi dalam merindu  Ku sampaikan kata - kata ku ini dalam bait bait puisi berupa diksi Hatiku Dilanda Rindu yang tak seorang pun tahu  kecuali aku dan tuhan ku  Ku Berharap engkau mengisi ke kosongan ku Di kala sepi datanglah sebagai cahaya  dekap lah aku dalam doa mu  agar kelak kita di pertemukan walau hanya sebatas mimpi ditaman di syurga.

Sajak Doa Ku

Title : Sajak Doa Ku Writer : Rifki Amalun Sajak Doa Ku  Ya Rabb aku rindu padanya ,  di waktu waktu sepi aku meminta pada mu agar  kau cabut nyawaku dalam keadaan bersih Tapi apa pantas diriku yang penuh dosa bisa bertemu dengan kekasih mu ? Ya Rabb , Hamba malu dan tertawa pada diri hamba sendiri  Tangan ini , Kaki ini , bahkan mata ini dan seluruh Anggota tubuh ini  Terus melalukan dosa terhadap mu .  Sungguh aku orang yang dzolim  ya tuhan tolong ampuni lah aku dan izinkan hamba bertemu pada Nur Ahmad  dan memuji nama mu tolong ridhoi aku agar tidak cinta pada dunia ini.

Siasat Sajak Ku

Writer : Rifki Loen Title : Siasat Sajak Ku Ku persiapkan diri ini untuk menunggu mu , Ku nantikan malam ini untuk kasih ku , Ku sambut engkau di dalam sudut sudut sepi Ku jamu engkau dengan segenap rindu , Lalu ku siasati kamu dengan sajak ku, Jangan harap kamu bisa lepas ketika ku lemparkan sajak ini ke lubuk hati mu terdalam dengan kenangan kenangan manis dan pahit yang kita lalui bersama. Oh ku aku rasa percuma aku menyambut mu di pintu pintu rindu karena engkau sudah melupa akan kenangan kita karena kamu sudah berbahagia pada taman taman bunga mu  rasanya aku percuma menunggu mu dan melempar sajak ku pada mu Biarlah aku tertusuk oleh sepi dan rindu dan menjadi rahasia itu sendiri Oh biarlah aku menjadi rahasia yang nyaring di dalam sepi.